Home » , » membuat array multi dimensi pada pemrograman c

membuat array multi dimensi pada pemrograman c

Posted by Tutorial Programming on Rabu, 04 April 2012


Array 1 Dimensi 

Solusi kedua dari kasus diatas adalah dengan menggunakan array. Array adalah suatu variabel yang dapat menampung lebih dari satu data dengan tipe data yang sama dan dibedakan berdasarkan nomor indexnya. Dalam bahasa C, array selalu dimulai dari index ke-0 (nol).
Contoh deklarasi array :

     int N[10];

Deklarasi diatas berarti pendeklarasian variabel array bernama N yang mempunyai elemen sebanyak 10 buah dengan index dimulai dengan nomor 0 sampai 9. Dalam memori deklarasi tersebut dapat digambarkan seperti berikut : 
N[0]
N[1]
N[2]
N[3]
N[4]
N5]
N[6]
N[7]
N[8]
N[9]

Untuk memasukan suaut elemen data dalam array, perintah yang dilakukan ditulis seperti pembacaan data variabel biasa hanya perbedaannya harus ditulis untuk index ke berapa.



Contoh untuk pengisian data ke elemen array :
          
      scanf(“%d”, &N[2]);

Perintah diatas berarti pembacaan data dari keyboard untuk data bertipe integer (%d) dan dimasukan ke variabel array index ke-2 (urutan ke-3).

Contoh-contoh lain pengisian ke suatu elemen array :
     I=5; // variabel I diisi dengan nilai 5
     N[I] = 7; // data ke-I dari variabel N diisi dengan nilai 7
     scanf(“%d”,&N[N[I]]);
     // pembacaan data untuk variabel N pada index ke-N[I] (7)

Karena nomor elmeen dari array bisa diisi dengan variabel, berarti kita bisa melakukan perulangan (loop) untuk melakukan pembacaan data dari elemen pertama sampai elemen terakhir.

Untuk lebih jelas, lihat program pada halaman berikutnya.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
void main()
{
    int Nilai[10];
    int index;
    float total,ratarata;

    // Pembacaan data dari keyboard
    printf(“Pembacaan data nilai \n”);
    for (index=0;index<10;index++)
    {
        printf(“Nilai mahasiswa ke-%d = “,index+1);
        scanf(“%d”,&Nilai[index]);
    }
   
    // Perhitungan total dan rata-rata
    total=0;
    for (index=0;index<10;index++)
         total=total+Nilai[index];// atau total+=Nilai[index];
    ratarata=total/10;

    // Menampilkan data yang telah dimasukan dan rata-rata.
    for (index=0;index<10;index++)
        printf(“Nilai mahasiswa ke-%d = %3d\n“,index+1,Nilai[index]);
    printf(“Rata-rata = %6.2f\n”,ratarata);

    getch();

}

Array 2 Dimensi

Array 2 dimensi biasanya digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk matrik. Index Array 2 dimensi terdiri dari index baris dan kolom.
          Pendeklarasian array 2 dimensi adalah :
      Tipedata  namaarray[b][k];
          Dimana : b adalahbanyak baris dan k adalah banyak kolom.
Contoh
      int matrik[5][5];

          Perintah di atas akan membuat sebuah array 2 dimensi yang kalau digambarkan adalah sebagai berikut :         
index
0
1
2
3
4
0
0,0
0,1
0,2
0,3
0,4
1
1,0
1,1
1,2
1,3
1,4
2
2,0
2,1
2,2
2,3
2,4
3
3,0
3,1
3,2
3,3
3,4
4
4,0
4,1
4,2
4,3
3,3
         
          Cara pengaksesan elemen array 2 dimensi dapat dilihat pada contoh di bawah ini :
      mat[0][0]=7;
      printf(“Masukan data : “);scanf(“%d”,&mat[2][1]);
      printf(“Data yang dimasukan : %d\n”,mat[2][1]);
          Keterangan :
-          Baris pertama adalah mengisikan nilai 7 ke array mat pada baris 0 kolom 0.
-          Baris kedua adalah perintah untuk membaca data elemen matrik pada baris 2 kolom ke 1.
-          Baris ketiga adalah perintah untuk menampilkan data elemen matrik/array pada baris 2 dan kolom ke-1.




Pembacaan elemen-elemen array 2 dimensi melibatkan 2 perulangan. 1 perulangan baris dan 1 perulangan kolom. Untuk lebih jelas perhatikan program di bawah ini.

 Contoh Program Array 2 Dimensi :
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#define maks 3
main()
{
    int mat[maks][maks];
    int b,k;
    printf("Pengisian Array : \n");
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("Matrik [%d,%d] : ",b,k);
            scanf("%d",&mat[b][k]);
        }
    }
    printf("Matrik yang telah dimasukan :\n")
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("%6d",mat[b][k]);
        }
        printf("\n");
    }
    getch();
    return 0;
}

Contoh Program Operasi pertambahan 2 matrik.
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#define maks 3
main()
{
    int mat1[maks][maks], mat2[maks][maks], mathasil[maks][maks];
    int b,k;
    printf("Pengisian Matrik 1 : \n");
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("Matrik [%d,%d] : ",b,k);
            scanf("%d",&mat1[b][k]);
        }
    } 
    printf("Pengisian Matrik 2 : \n");
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("Matrik [%d,%d] : ",b,k);
            scanf("%d",&mat2[b][k]);
        }
    }
    // awal operasi pertambahan matrik
   
    for (b=0;b<maks;b++)
        for (k=0;k<maks;k++)
            mathasil[b][k]=mat1[b][k]+mat2[b][k];
   
    // akhir operasi perhitungan

    printf("Matrik 1 :\n")
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("%6d",mat1[b][k]);
        }
        printf("\n");
    }
    printf("Matrik 2 :\n")
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("%6d",mat2[b][k]);
        }
        printf("\n");
    }
    printf("Matrik Hasil :\n")
    for (b=0;b<maks;b++)
    {
        for (k=0;k<maks;k++)
        {
            printf("%6d",mathasil[b][k]);
        }
        printf("\n");
    }
    getch();
    return 0;
}


0 comments:

Posting Komentar