Home » » Pengertian dan Penjelasan Format intruksi

Pengertian dan Penjelasan Format intruksi

Posted by Tutorial Programming on Minggu, 08 Juli 2012

Format intruksi, menentukan sususnan dan tat letak bit suatu intruksi. Format intruksi harus mencakup opcode serta implissit dan eksplisit operand. Biasanya set intruksi memiliki lebih dari satu format intruksi. Inti dari format intruksi adalah menentukan panjang intruksi dan alokasi bit dalam intruksi tersebut. Penentuan panjang intruksi mempengaruhi dan dipengaruhi oleh :
-    Ukuran memori
-    Organisasi memori
-    Struktur bus
-    Kompleksitas CPU
-    Kecepetan CPU

Penentuan panjang intruksi
1.    Pertimbangan(INTRUKSI)
  • Intruksi yang kompleks mempengaruhi perancangan perangkat keras prosesor karena fungsi-fungsi yang disajikan CPU harus diimpletasikan dalam perangkat keras
  • Semakin kompleks perangkat keras, tentunya akan meningkatkan factor biaya, walaupun belum tentu meningkatkan kinerja computer secara keseluruhan.
  • Penentuan anjang intruksi menjadi sangat essensi untuk mencapai kinerja computer yang maksimal.
2.   Pertimbangan(PROGRAMER)
  • Menginginkan opcode, operand, dan  mode pengalamatan yang lebih banyak serta range alamat yang lebih besar karena semua itu akan mempermudah pemrograman.
  • Opcode, operand dan mode pengalamatan yang lebih banyak akan membutuhkan ruang yang lebih besar.
  • Intruksi 32 bit akan menempati ruang 2x lebih banyak daripada 16 bit, namun kegunaannya belum tentu 2x lebih banyak.
3.    Pertimbangan lain
  • Panjang intruksi harus sama dengan panjang perpindahan memori(pada system bus, panjang bus data) dan panjang intruksi seharusnya merupakan kelipatan panjang intruksi lain.
  • Hal yang harus dipertimbnagkan dalam mendapatkan optimalisasi proses eksekusi intruksi natinya baik kecepatan perpindahan maupun aplikasi memori.
  • Kecepatan perpindahan data tidak dapat diatasi dengan menambah kecepatan prosesor.
  • Kecepatan prosesorhanya berhubungan dengan eksekusi internal, sedangkan kecepatan perpindahan  tergantung Bus, memori dan data itu sendiri.
  • Cara meningkatkan kecepatan perpindahan data adalah dengan menggunakan chace memori dan menggunakan intruksi yang lebih pendek.

Alokasi bit
Inti dalam alokasi bit adalah berada pada untung – rugi antara jumlah opcode dengan kemampuan pengalamatannya.
  • Opcode yang banyak digunakan akan menyebabkan bit yang lebih banyak pada field opcode, yang secara otomatis akan mengurangi jumlah bit untuk pengalamatan.
Faktoryang merupakan hal-hal yang penting dalam menentukan penggunaan bit-bit pengalamatan :
-    Jumlah mode engalamatan
-    Jumlah operand
-    Register vs memori
-    Jumlah set register
-    Granuralitas alamat

Jumlah mode pengalamatan
-   Mede pengalamatan dapat dilakukan secara implisit atau eksplisit, yang kesemuanya memerlukan jumlah bit yang berbeda

Jumlah operand
-   Jumlah operand sangat mempengaruhi kemampuan instruksi
-   Jumlah operand yang sedikit biasanya akan menjadikan intruksi yang panjang dalam suatu fungsi

Register vs memori
-   Penggunaan register maupun memori membutuhkan jumlah bit yang berbeda
- Paada pengalamatan implisit dengan register akan membutuhkan bit lebih kecil daripada mode pengalamatan langsung ke memori

Jangkauan alamat

-  Untuk alamat –alamat yang mereferensi memori secara eksplisit jangkauan ditentukan oleh jumlah bit yang digunakan untuk pengalamatan.
- Pertimbangan menggunakan mode displacement patut dipertimbangkan untuk memiliki jangkauan pengalamatan yang besar

Jmlah set register
-   Jumlah set register juga mempengaruhi penggunaan bit-bit intruksi
-   General perpose register yang umumnya dimiliki hamper seluruh computer dapat digunakan untuk register alamat maupun register intruksi


0 comments:

Posting Komentar